Prof Mahmud MSi: IAI-N Laa Roiba Terbaik III di Kopertais Jabar-Banten

Bogor, Laa Roiba — Koordinator Kopertais II Wilayah Jabar Banten Prof Dr KH Mahmud MSi menyatakan IAI-N Laa Roiba termasuk perguruan tinggi yang sehat. Nomor tiga terbaik di Jabar-Banten.
“Saya percaya lulusan Laa Roiba adalah sarjana yang sholeh dan sholehah dalam ilmu dunia dan ilmu akhirat. Karena itu, para orangtua jangan pernah ragu memasukan putra-putrinya untuk kuliah di sini,” ungkap Prof Mahmud dalam sambutan acara Milad ke-25 dan Wisuda Sarjana dan Pascasarjana IAI-N Laa Roiba di Braja Mustika Bogor, Senin (24/2).
“Apalagi di Laa Roiba ada guru dan senior saya. Prof Nanat Fatah Nasir!” tambah Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Dia percaya, man jadda wajada berlaku di IAI-N Laa Roiba. Lulusan juga mesti terus memegang prinsip kesungguhan ini.

Sebelumnya, Rektor IAI-N Laa Roiba dalam Sidang Senat Terbuka menyatakan bahwa Wisuda memang satu pertanda dari tuntasnya kegiatan studi secara di lembaga pendidikan. Namun. sejatinya, wisuda bukanlah purna tugas bagi kita semua untuk berhenti belajar. Sebaliknya, ilmu Anda dapatkan di kampus ini akan menjadi kompetensi awal dalam menyelesaikan pekerjaan di dunia nyata, sekaligus modal dasar untuk membantu masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan dan tantangan yang semakin komplek ke depan.
Rektor Yanti meingatkan, belajar itu adalah sebuah peristiwa mental atau sebuah proses internal yang tidak hanya melibatkan hubungan stimulus dan respon. Lebih dari itu, belajar merupakan aktivitas yang melibatkan kegiatan berpikir yang kompleks, dikendalikan oleh otak dan kehalusan budi untuk diniatkan membantu sesama.
“Bagi Muslim, belajar adalah proses panjang dan berkelanjutan sepanjang hayat untuk ibadah dan meraih ridlo Allah SWT. Sebagaimana pesan Nabi Muhammad SAW: menuntut ilmu adalah kewajiban setiap Muslim dari buaian sampai liang lahat. Tolabul ilmi faridhatul ala kulli muslim minal mahdi ilah lahdi,” jelasnya.
Yanti Hasbian menjelaskan bahwa wisuda tahun ini juga bersamaan dengan milad ke-25 Laa Roiba sebagai lembaga perguruan tinggi Islam di Bogor, Jawa Barat. Meski belum matang, tapi 25 tahun adalah perjalanan yang luar biasa penting. Banyak sejarah lahir dari lintasan seperempat abad ini. Meski masih ada banyak keterbatasan, kita berusaha maksimal untuk melahirkan generasi terbaik.

Kini, Laa Roiba tak hanya pemain lokal. Kita juga mulai dikenal dan diperhitungkan di tingkat wilayah dan nasional. Sejumlah prestasi akademik dan kon akademik alhamdulillah mulai banyak diraih. Beberapa masuk level kompetisi dan event nasional, melibatkan dosen maupun mahasiswa.

Ke depan, Laa Roiba juga ingin masuk ke medan percaturan di tingkat global. Setidaknya karya-karya kita susah bisa dibaca dan dikenal komunitas ilmiah internasional. Lahirnya jurnal-jurnal online bisa menjadi jembatan kita untuk membaqa Laa Roiba dari pemain lokal menjadi pemain global. Dengan kerjasama, sinergitas alumni dan mitŕa kerjasama, serta pertolongan Allah, in sha Allah ada titik terang untuk berjalan di lintasan-lintasan yang benar.[DJ]

Prof Endang Caturwati: Kearifan Lokal Masih Relevan Dalam Industri 4.0
IAI-N Laa Roiba Berupaya Lahirkan Generasi Ulul Albab