IAI-N Laa Roiba Selenggarakan Workshop KKNI 2019

Bogor, Laa Roiba — Dalam rangka meningkatkan mutu perkuliahan, IAI-N Laa Roiba menyelenggarakan Workshop Kurikulum Berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) 2019. Mengambil tema Peningkatan Etos Kerja, Kompetensi dan Integritas Dosen, acara berlangsung di Kampus IAI-N Laa Roiba Cibinong, Bogor, 6-7 September 2019
Rektor IAI-N Laa Roiba Yanti Hasbian Setiawati dalam sambutannya mengatakan bahwa Workshop KKNI diselenggarakan dalam kerangka perbaikan dan pembenahan kurikulum kampus. ”Pembenahan kurikulum adalah bagian penting dari dalam pengelolaan lembaga pendidikan tinggi. Kurikulum berbasis KKNI merupakan bagian dari langkah mempersiapkan mahasiswa agar kelak (saat lulus) siap menghadapi tuntutan dunia kerja,” tegasnya.

Peningkatan etos kerja, kompetensi dan integritas diperlukan dari setiap unit kerja dan civitas akademika, termasuk dosen pengampu mata kuliah. ”Saya berharap para dekan, kaprodi, pimpinan unit kerja, dan para dosen dapat memanfaatkan forum ini sebaik-baiknya,” ungkap Rektor Yanti Hasbin.
Wakil Rektor I IAI-N Laa Roiba Prof Imam Tholkhah menambahkan bahwa pemutakhiran kurikulum memang sangat diharapkan. Terlebih adanya KKNI telah diharuskan oleh pemerintah untuk dapat diadopsi oleh kalangan perguruan tinggi di tanah iar, termasuk IAI-N Laa Roiba.
Era industri generasi 4.0, jelas Imam, menuntut setiap PT mampu menyiapkan mahasiswa dan lulusannya punya kompetensi yang memadai dan kompatibel dengan perkembangan zaman. Setiap lini dan program studi perlu dikelola sesuai kurikulum berstandar KKNI. Demikian pula, dosen disaratkan untuk meningkatkan integritas dan kompetensi untuk setiap mata kuliah dan bidang keahlian yang diampunya.
Hari pertama workshop fokus membahas kurikulum berbasis KKNI dengan pembicara utama Dr Rudi Ahmad Suryadi, anggota Tim Pengembangan Akademik dan Kurikulum KKNI Kementerian Agama RI. Sebagai peserta adalah pada dosepara dosen yang menjabat jabatan struktural, mulai dari wakil rektor, dekan, ketua prodi, dan pimpinan unit kerja di lingkungan IAI-N Laa Roiba.
Dalam pemaparannya, Rudi Ahmad Suryadi menyampaikan antara lain bahwa setiap perguruan tinggi di Indonesia perlu menerapkan KKNI yang mampu menghasilkan lulusan berkualifikasi minimal punya kemampuan kerja, penguasaan pengethuan, kemampuan manajerial, dan tanggungjawab manajerila.
Pada hari pertama, peserta workshop dibimbing untuk membuat Lembar Kerja Penyusunan Kurikulum PTKI dengan acuan SNPT dan KKNI, serta pembuatan KKO (Kata Kerja Operasional) Revisi Teori Bloom. Di dalamnya mencaku ranah kognitif, ranah afektif dan ranah psikomotorik.[dj]

Perguruan Tinggi Harus Menerapkan KKNI
Ketua Yayasan: Mimpi Kita Menjadi Univeritas Laa Roiba